Pada Tahun 2013, 12 anggota Kopassus yang dipimpin Serda Ucok, membantai geng preman yang ditahan di Lapas Cebongan, Sleman.
Pembantaian itu mereka lakukan sebagai balas dendam, atas kematian rekan mereka di tangan geng preman tersebut.
Setelahnya Serda Ucok dan kawan-kawan harus menghadapi persidangan dan terancam hukuman mati.Namun saat itu atasan mereka, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso pasang badan.
Hardiono dengan lantang mengatakan: "Mereka semua anak buah saya, dan saya bangga atas apa yang mereka lakukan."
Singkat cerita, Serda Ucok dan kawan kawan lolos dari hukuman mati.Namun setelah kasus itu, Mayjen TNI Hardiono Saroso dicopot dari jabatannya.(*)

Posting Komentar untuk "Jenderal Bintang 2 Korbankan Pangkat dan Jabatan Demi Membela Anak Buah."