Ratusan warga Distrik Manggelum dan Distrik Friwage memilih mengungsi ke Ibu Kota Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Senin (1/6/2026).
Sebanyak 101 orang yang terdiri dari 46 orang dewasa dan 55 4n*k-4n*k itu tiba secara bertahap di Mapolres Boven Digoel sejak Senin siang.
Kedatangan ratusan warga tersebut dipicu oleh informasi yang beredar mengenai keberadaan orang asing yang didug4 merupakan Kel*mp*k Krim*n4l Bers*nj*t4 (KKB) masuk ke wilayah Distrik Manggelum dan Friwage.
KKB OPM Papua Masuk Kampung, Warga pun Ketakutan dan Mengungsi
"Dari informasi yang kami terima bahwa ada orang asing yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masuk wilayah mereka, sehingga masyarakat memilih mengamankan diri ke Ibu Kota Tanah Merah," kata Kasat Reskrim Polres Boven Digoel AKP Ishak O. Runtulalo, Selasa (2/6/2026) petang.
Setibanya di Polres Boven Digoel, seluruh pengungsi langsung mendapatkan penanganan awal dari personel kepolisian.
"Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan dan minuman, pendataan identitas, penyediaan tempat istirahat yang layak, serta kegiatan trauma healing khususnya bagi 4na*k-4n*k dan keluarga yang terd*mp4k," ungkapnya. (*)

Posting Komentar untuk "KKB OPM Papua Masuk Kampung, Warga pun Ketakutan dan Mengungsi"