WASHINGTON DC — Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mempercepat mobilisasi puluhan jet tempur mutakhir dari pangkalan militer mereka di Eropa menuju Timur Tengah.
Pengerahan armada udara ini memperkuat jangkauan tempur Komando Sentral AS (CENTCOM) yang baru saja menuntaskan gelombang serangan udara untuk malam kesembilan berturut-turut di daratan Iran.
Pejabat pertahanan Washington mengonfirmasi bahwa pengiriman ini melibatkan jet tempur F-16CJ "Wild Weasel" dari Skuadron Tempur ke-480 di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman.
Gempur Orang Sembilan Malam Beruntun, AS Terbangkan Puluhan Jet F- 35 Dari Eropa
Serta penambahan jet tempur siluman generasi kelima F-35A Lightning II dari Sayap Tempur ke-48 yang bermarkas di RAF Lakenheath, Inggris.
Eskalasi pengiriman jet tempur berskala masif ini diperintahkan langsung oleh Presiden Donald Trump sebagai balasan atas gugurnya tiga prajurit militer AS di Yordania dan Irak akibat serangan pesawat tanpa awak (drone) bimbingan Teheran.
Pada ofensif malam kesembilan, pemboman udara Amerika Serikat dilaporkan meluas secara drastis hingga menghantam kota Tabriz di wilayah barat laut Iran untuk pertama kalinya.
Pentagon menegaskan bahwa kehadiran puluhan jet tempur tambahan dari Eropa sengaja diposisikan untuk melumat jaringan radar pertahanan udara, bunker penyimpanan rudal, serta memutuskan jalur logistik ekonomi lepas pantai Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di sepanjang Selat Hormuz.
Meskipun narasi di media sosial mengeklaim jet-jet tersebut diserahkan oleh militer Jerman dan Inggris, pengamat militer memastikan bahwa pesawat tersebut merupakan murni aset internal Angkatan Udara AS yang ditempatkan secara permanen di bawah komando NATO di Eropa.
Bersamaan dengan jet tempur, militer AS juga menerbangkan sekitar 100 pesawat tanker pengisi bahan bakar ke wilayah udara Israel selatan demi menjamin radius terbang F-35 dan F-16 tetap optimal tanpa harus mendarat di pangkalan Teluk yang rentan dihantam rudal balistik.
Pihak Teheran sendiri membalas manuver ini dengan mengancam akan memberikan "pelajaran yang tidak akan terlupakan" dan mengklaim sistem radar domestik mereka telah bersiap mengadang infiltrasi udara blok Barat.
Sumber Berita:
Air & Space Forces Magazine, The Wall Street Journal, & CNN International Live Repor

Posting Komentar untuk "Gempur Orang Sembilan Malam Beruntun, AS Terbangkan Puluhan Jet F- 35 Dari Eropa"