Sebelum ada status tersangka, sebelum penggeledahan, sebelum emas & uang ratusan M muncul... ternyata laporan pertama udah masuk dari Juni 2025.
SIAPA KOSMAK?
Yang ngelapor: Ronald Loblobly, Koordinator KOSMAK - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi.
Anggotanya 4 LSM:
1. Koalisi Sipil Selamatkan Tambang
2. Indonesia Police Watch
3. Tim Demokrasi Perjuangan Indonesia
4. Peradi Pergerakan
Laporan ke Kortas Tipidkor Mabes Polri tanggal 12 Juni 2025.
Waktu itu belum digarap. Baru jalan serius pas pucuk pimpinan ganti ke Irjen Pol Totok Suharyanto. Ujungnya: Febrie ditetapkan tersangka 11 Juli 2026.
MODUS "PENYANDERAAN KASUS" VERSI KOSMAK
Ini yang dibongkar Loblobly di On Focus Tribunnews 14 Juli 2026:
1. AWALNYA
Jampidsus Kejagung temukan indikasi korupsi pengadaan batu bara di PLN EPI.
2. KASUS MENDADAK STOP
Penyidikan berhenti. Diduga bukan kebetulan.
3. TEKANANNYA
Supaya PLN mau terima pasokan batu bara dari 2 perusahaan yg disebut terafiliasi Febrie:
- PT Oktasan Baruna Persada
- PT Buana Rizky Armia
4. SPEKNYA NGGAK MASUK
- Kontrak: Batu bara 4.400 - 4.800 GAR
- Yang dikirim: Sekitar 3.000 GAR
Tapi ada Certificate of Analysis dari surveyor independen yg menyatakan "memenuhi standar". Jalan bertahun2.
5. KENAPA PLN MAU?
Dugaan KOSMAK: Kombinasi tekanan + nggak ada pilihan. Kalau ditolak, listrik bisa padam total. Padahal data komputer PLN pasti nunjukin anomali: tonase sama, output listrik turun.
PT Oktasan Baruna Persada pegang kontrak 2,1 juta metrik ton/tahun sejak 2018-2026.
ANGKA KERUGIAN
- Polri: Taksir Rp5 Triliun
- KOSMAK: Potensi Rp132,5 Triliun kalau dihitung 10 tahun seluruh volume kontrak
CATATAN PENTING
Semua di atas adalah pernyataan & analisis KOSMAK, belum putusan pengadilan.
Berlaku asas praduga tak bersalah untuk semua pihak yg disebut.

Posting Komentar untuk "INI DIA LSM YANG BUKA PINTU KASUS FEBRIE ADRIANSYAH"