Institusi Polri di zaman Oegroseno dan Listyo Sigit memang jauh berbeda. Kalau di zaman Oegroseno, institusi Polri tidak ikut politik praktis. Tetapi di zaman Listyo, institusi Polri berubah menjadi "Partai Politik" baru.
Sosok yang harus bertanggung jawab atas rusaknya institusi Polri adalah Jokowi. Sebab, Jokowi yang menyeret institusi Polri ke ranah politik praktis.
Dan puncaknya, Jokowi menempatkan Listyo di pucuk kepemimpinan institusi Polri lalu menjadikannya Kapolri terlama dalam sejarah lewat perjanjian politik dengan Prabowo pada Pilpres 2024.
Komjen Pol (Purn) Oegroseno tau betul, apa yang sedang terjadi di lingkungan institusi Polri.
Oleh sebab itu, dia vokal mengkritik Polri, dan keterlibatan Jokowi dalam merusak institusi Polri dari dalam dengan menempatkan orang orangnya seperti Tito Karnavian, dan Listyo di pucuk kepemimpinan institusi.(*)

Posting Komentar untuk "Listyo Sigit Kriminalisasi Mantan Wakapolri"