Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Trump Pusing!! Habis Duit Biayanya Perang Rp672 Trilyun Demi Israel


 Lanskap politik dan pertahanan Amerika Serikat diguncang oleh sebuah fakta pahit yang memantik kemarahan publik sekaligus kepanikan di lingkaran elit Washington.

 Presiden Donald Trump dikabarkan dilanda pusing berat menyusul terbongkarnya laporan kerugian finansial akibat operasi militer yang menemui jalan buntu.

Trump Pusing!! Habis Duit Biayanya Perang  Rp672 Trilyun

​Berdasarkan data intelijen keuangan pertahanan, Washington tercatat telah membakar anggaran hingga menyentuh angka fantastis: Rp672 triliun. 

Dana sebesar itu digelontorkan untuk mengerahkan armada tempur raksasa, mengaktifkan perisai rudal tercanggih, hingga membiayai operasi siaga tinggi di kawasan Timur Tengah.

​Ironisnya, alih-alih merayakan kemenangan gemilang atas Republik Islam Iran, militer Paman Sam justru terjebak dalam pusaran perang atrisi yang melelahkan.

 Teheran terbukti jauh lebih tangguh dari perkiraan, memupus ambisi Washington untuk menundukkan kekuatan strategis mereka secara mutlak.

Lubang Hitam Anggaran Rp672 Triliun: Biaya operasional melonjak tajam akibat tingginya frekuensi penggunaan rudal pencegat Patriot, pengiriman suplai logistik jarak jauh, dan proteksi pangkalan militer di zona merah.

​Misi yang Gagal Tuntas: Gencarnya gempuran dan embargo ekonomi terbukti belum mampu melumpuhkan infrastruktur militer Iran, membuat kekuatan adidaya dunia tersebut seolah kehilangan taringnya di medan tempur asimetris.

​Badai Kritik Domestik: Pemborosan anggaran di tengah tekanan ekonomi dalam negeri ini memicu gelombang protes keras dari para pembayar pajak dan rival politik, yang menilai kebijakan luar negeri Washington sebagai sebuah blunder finansial yang fatal.

📝The Washington NEWS

Posting Komentar untuk "Trump Pusing!! Habis Duit Biayanya Perang Rp672 Trilyun Demi Israel"