Ancaman keras ini disampaikan oleh Mojtaba Khamenei, penasihat militer senior sekaligus putra dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam sebuah pernyataan resmi di Teheran, Mojtaba memperingatkan bahwa menyentuh ibu kota Lebanon sama saja dengan memicu perang skala penuh yang akan menghancurkan wilayah Israel tanpa sisa.
Janjikan Balasan Menghancurkan
Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa jaringan perlawanan regional atau Poros Perlawanan (Axis of Resistance) berada dalam kesiapan tempur tertinggi. Iran tidak akan tinggal diam jika sekutu utamanya di lebanon, diserang secara masif.
- Target Utama: Seluruh wilayah strategis dan pusat Kota Israel.
- Kekuatan Militer: Penggunaan rudal balistik hipersonik dan ribuan drone bunuh diri.
- Dampak Senjata: Mengubah kota-kota Israel menjadi medan api dalam hitungan jam.
- Respons Poros: Mobilisasi serentak dari milisi Irak, Yaman, dan Suriah.
Eskalasi di Perbatasan Lebanon
Ketegangan di Timur Tengah terus membara setelah militer Israel meningkatkan intensitas serangan udara di sepanjang perbatasan Lebanon Selatan.
Perdana Menteri Israel sebelumnya memberi sinyal kemungkinan adanya "operasi khusus" untuk mengamankan wilayah utara mereka dari ancaman.
Namun, ancaman dari Teheran ini memperjelas bahwa serangan ke Beirut adalah garis merah yang tidak boleh dilewati.
Jika dilanggar, konflik teritorial ini dipastikan akan berubah menjadi perang regional total yang melibatkan kekuatan militer langsung dari Republik Islam Iran.

Posting Komentar untuk "Iran menegaskan Akan Meratakan Israel jika Militer Zionis Nekat Melancarkan Invasi Darat ke Beirut, Lebanon"