Presiden AS Donald Trump mengaku ingin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Terkait keinginan itu, Menteri Luar Neger Iran Abbas Araghchi memberikan respons.
Ia menolak mentan-mentah jika adanya pertemuan Trump dengan Mojtaba Khamenei. Araghchi menyebut bahwa keinginan Trump harus dilihat secara realistis.
Pihaknya menyebut bahwa badan-badan keamanan Iran menyarankan untuk tidak memperlihatkan Mojtaba Khamenei di hadapan publik. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan pemimpin tertinggi Iran.
Araghchi menyebut Mojtaba Khamenei merupakan pemimpin yang berperan dan berpengaruh dalam perkembangan negara. Mojtaba Khamenei juga disebut memiliki kendali penuh atas segala urusan.
Oleh sebab itu, komunikasi dengan Mojtaba Khamenei tetap dilakukan. Bahkan setiap perintah Mojtaba Khamenei dari 'tempat persembunyian' tetap akan dilaksanakan.
Sebelumnya, Trump mengaku ingin bertemu Mojtaba Khamenei jika pertemuan tersebut memang dapat membantu mengamankan kesepakatan dengan Iran.
Trump menyebut diriya terasa terhormat jika bertemu Mojtaba Khamenei meskipun memang pemimpin tertinggi Iran itu bukan orang favoritnya.
Ia juga berjanji akan bersikap hormat jika bertemu dengan Mojtaba Khamenei.
(*)

Posting Komentar untuk "Presiden AS Donald Trump mengaku ingin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei."