Pernyataan "Pemerintah yang bodoh takut rakyat yang pintar" disampaikan oleh Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, dalam serangkaian kritik tajamnya terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
Narasi ini mencuat ke publik setelah dirinya mengkritik alokasi anggaran negara serta kepemimpinan lokal di berbagai daerah.
Kritik Kebijakan Pendidikan & Anggaran Negara: Tiyo melontarkan kalimat tersebut saat menyoroti prioritas anggaran nasional.
Ia mempertanyakan mengapa negara yang memiliki anggaran besar tampak kurang berpihak pada pencerdasan bangsa secara fundamental melalui sektor pendidikan.
Menurut argumennya, kebijakan yang tidak mencerdaskan rakyat sering kali menjadi strategi politik agar kekuasaan tidak mendapat tantangan kritis.
Aksi Massa dan Kritik Pemimpin Daerah: Kalimat serupa kembali ditegaskan oleh Tiyo dalam konteks gerakan mahasiswa yang menuntut transparansi pemerintah daerah.
Salah satunya terkait respons kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, saat menghadapi audiensi dan tuntutan aksi aliansi masyarakat.
Tiyo menyatakan bahwa pemimpin yang tidak berani berdialog secara terbuka dengan warganya menunjukkan indikasi ketakutan terhadap masyarakat yang kritis dan pintar.

Posting Komentar untuk "Tiyo Ardianto Sebut Pemerintah Yang Bodoh Takut Kepada Rakyat Yang Pintar"