Bulan lalu, saya jatuh dan mengalami patah tangan sehingga harus menjalani operasi.
Seorang sahabat-yang sangat peduli dan menaruh perhatian-menanyakan dan memberi saran berbagai hal sehubungan dengan rencana operasi termasuk masalah pembiayaan.
Saya menjawab, "Jehovah Jireh, Tuhan menyediakan dan mencukupi." Saya tidak mau membebani dan merepotkan orang lain.
Sahabat saya ini mendesak untuk membantu meringankan beban saya dan ia berkata, "Tuhan bilang, bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu.
" Sahabat saya bersama para sahabat lain memberi perhatian dan dukungan yang sangat luar biasa.
Saat menghadapi masalah, terkadang kita ingin menanganinya sendiri karena tidak ingin merepotkan atau membebani orang lain.
Ada juga yang menutupi kesulitan karena tidak ingin diketahui orang lain, ada yang karena gengsi atau berbagai alasan lainnya. Allah tidak merancang kita untuk menangani semua masalah seorang diri.
Ketika kita dalam kesulitan-masa di mana kita membutuhkan teman dan perlu menerima bantuan orang lain-terimalah perhatian dan dukungan orang lain; baik berupa doa, nasihat, tenaga, waktu, materi, pendampingan, jangan gengsi, dan menutup diri.
Sebaliknya, ketika mendapati saudara dan teman dalam kesulitan, tolonglah dia, beri perhatian dan dukungan yang diperlukan sesuai kemampuan kita.

Posting Komentar untuk "Renungan Hari Sabtu Akhir Bulan"