Peringati 37 Tahun Wafatnya Imam Khomeini, Sang Cucu Kembali Ungkit Pesan Keras Kakeknya kepada AS.
Warga Iran memperingati 37 tahun wafatnya Ayatollah Khomeini di Teheran, Kamis (4/6/2026).
Khomeini Merupakan Pendiri Republik Islam Iran Yang Sangat Dihormati
Ia meninggal dunia pada 3 Juni 1989 pada usia 89 tahun.
Rekaman yang dirilis Viory menampilkan ratusan orang berkumpul di mausoleum Khomeini.
Dalam peradaban Islam, mausoleum yang berbentuk seperti monumen dibangun untuk memakamkan sekaligus mengenang tokoh besar.
Warga terlihat mengibarkan bendera Iran selama mengikuti peringatan wafatnya Khomeini.
Dalam peringatan itu, cucu Khomeini, Ahmad Khomeini hadir untuk membacakan pesan. Ia teringat sang kakek pernah menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai setan besar.
Ahmad Khomeini lantas mengaitkannya dengan serangan yang menewaskan ratusan siswi di Minab pada Februari 2026.
"Imam Khomeini menyebut Amerika sebagai Setan Besar. Kita menyaksikan hal ini dalam ledakan di Sekolah Minab, dalam kemartiran anak-anak kita, dan dalam pembunuhan bapak umat kita," kata Ahmad Khomeini.
Tokoh lainnya, Mohammad Javad Haj Ali Akbari juga hadir untuk membacakan pesan dari Pemimpin Tertinggi Iran saat ini, Mojtaba Khamenei.
Ia mengatakan bahwa musuh berupaya melemahkan Iran dengan cara menyebarkan ketakutan dan perpecahan.(

Posting Komentar untuk "Khomeini Merupakan Pendiri Republik Islam Iran Yang Sangat Dihormati"